Sejarah Togel di Indonesia
Sejarah Togel di Indonesia
Bagaimana Sejarah Togel di Indonesia? Situs Judi Togel Terpercaya - Togel merupakan singkatan dari kata Toto Gelap yang memiliki arti suatu tindakan perjudian yang dilakukan sekelompok orang dan dilaksanakan secara tertutup dikarenakan statusnya yang ilegal dimata hukum. Togel sampai dengan sekarang masih menjadi salah satu permainan judi yang banyak diminati masyarakat indonesia. Dapat dimaklumi, karena togel sendiri dapat memberikan pemain sensasi yang luar biasa saat memainkannya. Bagaimana tidak?, dengan menggelontorkan modal yang kecil bisa mendapatkan keuntungan yang besar. Mungkin inilah alasan mengapa masih banyak masyarakat yang berminat untuk mendalami judi togel ini.
Perkembangan Togel di Indonesia Judi sebenarnya sudah ada sejak era masa penjajahan Belanda silam, dan kebanyakan jenis judi ini diperkenalkan oleh orang luar semasa jaman penjajahan. Seperti yang kita ketahui era judi masuk ke Indonesia dan dibagi menjadi beberapa versi seperti Baccarat, Poker, SicBo, Roulette, Kartu Remi, Domino, Togel dan lain – lain. Namun diantara banyak versi, masyarakat lebih memilih judi Togel dikarenakan tidak perlu pemahaman yang khusus dalam menggelutinya, tidak sesulit Baccarat atau Poker yang mesti susah payah menebak kartu ataupun membaca pergerakan lawan. Ditambah lagi di era zaman saat itu, mayoritas sekitar 85% penduduk Indonesia tidak merasakan sekolah tinggi jadi mereka sedikit kurang paham mengenai permainan judi luar negeri.
Sekarang togel merupakan sebuah kegiatan yang ilegal di Indonesia, namun pada nyatanya praktik semacam ini pernah dilegalkan oleh pemerintah Indonesia khususnya wilayah Jakarta melalui keputusan resmi Gubernur Ali Sadikin pada era 1960-an. Tidak menggunakan nama Togel namun disebut dengan nama sefamiliar SDSB (Sumbangan Dana Sosial Berhadiah). Definisi dari SDSB adalah sejenis program undian yang berbentuk lotre dimana lotre tersebut berupa nominal beberapa angka (yang terdiri 2 hingga 4 angka) yang dimaksudkan untuk menggalang dana untuk daerah. Dana ini nantinya dikumpulkan untuk membangun suatu sarana dan prasarana publik.Sejak digelarnya praktik SDSB ini, pemerintah mulai gencar mempropagandakan praktik ini melalui siaran radio di kala itu. Dengan iming – iming mengadu peruntungan seseorang agar bisa mendapatkan hasil yang melimpah ruah, para masyarakat pun sepertinya tersihir olehnya. Dengan cepat, penyebaran praktik SDSB ini menjalar tidak hanya di Jakarta namun sebut saja Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung dan daerah sekitarnya pun terkena imbasnya. Alhasil, praktik ini pun seolah – olah tidak mengenal usia lagi dari yang tadinya dikhususkan hanya untuk orang dewasa namun praktik ini berubah seketika menjadi permainan sejuta umat.
Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya :

Komentar
Posting Komentar